BAHAN BAKU DAN TENAGA KERJA
PENGENDALIAN DAN PERENCANAAN BAHAN BAKU
Kegiatan perencanaan dan pengendalian bahan baku memiliki arti memperkirakan jumlah, waktu dan jenis bahan baku yang diperlukan untuk proses produksi.
Pengendalian adalah suatu usaha sistematis untuk mencapai tujuan dalam suatu perusahaan dengan rencana dan tindakan yang sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Perencanaan adalah memperkirakan bahan baku, memperkirakan jumlah bahan baku yang diperlukan, memperkirakan kebutuhan dana untuk pembelian bahan baku serta sebagai dasar melaksanakan fungsi pengawasan bahan baku. Fungsi perencanaan adalah untuk memberikan gambaran yang sekaligus memberikan petunjuk dan arahan kepada pemimpin dalam pengambilan masalah persediaan yang lebih tepat diinginkan.
- Langkah-Langkah Proses Pengendalian
- Menentukan standar-standar yang akan digunakan sebagai dasar pengendalian.
- Mengukur pelaksanaan atau hasil yang telah dicapai.
- Membandingkan pelaksanaan atau hasil dengan standar dan menentukan penyimpangan jika ada.
- Melakukan tindakan perbaikan jika terdapat penyimpangan agar pelaksanaan dan
tujuan sesuai dengan rencana.
- Tujuan Perencanaan dan Pengendalian Bahan Baku
- Menjaga agar perusahaan tidak kehabisan persediaan
- Menjaga agar pembentukan persediaan oleh perusahaan tidak terlalu besar
- Menjaga agar pembelian secara kecil kecilan dapat dihindari karena berakibat biaya pemesanan terlalu besar
- Jenis Perencanaan
- Rencana strategis
- Rencana jangka pendek
- Rencana jangka panjang
Menentukan Biaya Bahan Baku yang Digunakan Dalam Produksi
Proses Pencatatan Bahan Baku
- Metode fisik (Fhysical Inventory Method)
- Metode Mutasi Persediaan (Perpetual Inventory Method)
Metode Penilaian Bahan Baku
- Metode FIFO ( Pertama masuk, pertama keluar)
- Metode rata-rata (Weighted Average Method)
- Metode LIFO (masuk terakhir, keluar pertama)
- Metode persediaan dasar
PENGENDALIAN DAN AKUNTANSI BIAYA TENAGA KERJA
- Produktivitas dan biaya pekerja Produktivitas adalah jumlah barang yang dihasilkan seorang pekerja. Produktivitas tenaga kerja juga didefinisikan sebagai ukuran output berdasarkan usaha manusia. Dapat dilakukan dengan perencanaan produktivitas yang matang dan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih baik.
- Rencana upah intensif
- Organisasi untuk akuntansi dan manajemen beban tenaga kerja
- Departemen sumber daya manusia
- Departemen perencanaan produksi
- Departemen Pengaturan Waktu
- Departemen Penggajian
- Depertemen biaya
4. Diberikan komputer untuk mengendalikan dan akuntansi biaya tenaga kerja
5. Akuntansi untuk biaya yang terkait dengan tenaga kerja
- Penentuan besarnya gaji dan upah
- Pembayaran atas gaji dan upah
- Penyetoran potongan dan beban atas gaji dan upah kepada badan-badan yang berhak
Komentar
Posting Komentar